Transformasi Programmer: Menyongsong Era Web Development Masa Depan

Program Studi Teknik Informatika di Universitas Pamulang (Unpam) berhasil mengadakan seminar nasional yang bertema “Masa Depan Web Development: Membangun Generasi Programmer yang Andal, Kreatif, dan Berdaya Saing” pada 5 Juni 2025. Acara tersebut digelar di Auditorium Darsono di Kampus Viktor, Tangerang Selatan, dan dihadiri oleh sekitar 7.000 peserta; sebanyak 2.300 peserta hadir secara langsung sementara sisanya bergabung secara online.

Topik Seminar: Web Development di Era Digital

Ahmad Musyafa, Ketua Prodi TI, menekankan bahwa pengembangan web harus dilihat lebih luas, mencakup Pengalaman Penggunaintegrasi Aidan adaptasi teknologi baru, tidak hanya pembuatan website. Yan Mitha Djaksana, Dekan Fakultas Ilmu Komputer dan MIPA, menambahkan bahwa skill teknis harus dilengkapi dengan keterampilan lunak seperti kemampuan menulis, manajemen waktu, dan komitmen akademis.

Narasumber Seminar

Berdasarkan laporan dari Media Sembilan:

  • Sandhkaka: seorang akademisi dan praktisi sekaligus konten kreator, memberikan wawasan tentang tren terkini dalam web dan cara menjadi programmer yang kreatif.
  • Ahat Susila: dosen sekaligus praktisi, berbagi pandangan praktis dan pembaruan keahlian sesuai kebutuhan industri.

Signifikansi Seminar

  1. Memperbarui Tren Web & AI – Memastikan para programmer tidak tertinggal zaman.
  2. Penggabungan Keterampilan – Mencampurkan kemampuan teknis dan interpersonal agar tetap relevan.
  3. Branding pribadi – Belajar cara membangun portofolio yang kuat dan tampil menonjol di dunia digital.

Kolaborasi antara Akademik dan Industri

Yayasan Sasmita Jaya, melalui peranan LPPM, memberikan dukungan penuh terhadap acara ini. Prodi TI juga berperan aktif dalam pengembangan aplikasi internal Unpam dan pusat inkubasi teknologi—sebuah bukti nyata dari sinergi antara kampus dan dunia nyata.

Rangkuman Singkat

Info Kunci Rincian
Tema Seminar Masa Depan Web Development
Tanggal & Lokasi 5 Juni 2025, Auditorium Darsono, Unpam Viktor
Peserta ±7.000 (2.300 offline + sisanya daring)
Pembicara Sandhika Galih & Atang Susila
Fokus Materi Tren Web & AI, UX, keras+keterampilan lunak, branding pribadi
Dukungan Yayasan & LPPM Kolaborasi untuk aplikasi kampus dan pengembangan pusat inkubasi TI

Dampak Seminar

Seminar ini memberikan kesempatan penting bagi mahasiswa Unpam untuk:

  • Mengikuti perkembangan teknologi terbaru.
  • Mempersiapkan diri menghadapi tantangan digital.
  • Memperkuat hubungan dengan praktisi dan industri TI.

Tim Sapuangin ITS: Triple Crown Champions at the 2025 Shell Eco-Marathon

Tim Sapuangin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuat sejarah dengan meraih juara pertama selama tiga tahun berturut-turut di ajang Shell Eco -Marathon Asia Pasifik & Timur Tengah 2025 Diadakan di Sirkuit Internasional Lusail, Qatar.

Mobil Unggulan: Sapuangin XI EVO 4

  • Menggunakan mobil jenis Urban Concept Internal Combustion Engine (ICE)tim ini mendominasi kategori on-track.
  • Catatan efisiensi mobilnya mengesankan: 513 km/litermelampaui rekor sebelumnya yang sebesar 482 km/liter.

Prestasi Off‑Track & Program Otonom

Mereka juga meraih banyak penghargaan di luar balap fisik:

  • Juara 1 Desain Kendaraan dan Juara 2 Data dan Telemetri.
  • Dalam kompetisi Kompetisi pemrograman otonom (APC), Sapuangin juga meraih gelar juara pertama dengan mobil otonomnya yang memiliki algoritma paling efisien.

Total Prestasi 2025

Kategori Prestasi Tim Sapuangin
Ice on -track Juara 1 Asia Pasifik & Timur Tengah
Efisiensi BBM 513 km/liter (Rekor baru)
Desain Kendaraan Juara 1
Data & Telemetri Juara 2
Pemrograman Otonom Juara 1

Kunci Kesuksesan & Inovasi

  • Pemanfaatan komposit karbon dari kayu bekas boks pada setir mengurangi bobot dan meningkatkan efisiensi
  • Kerja keras, sikap pantang menyerah, dan dukungan dari ITS menjadi dasar kesuksesan tim.

Dampak Besar

  • Prestasi ini memperkuat reputasi ITS dan Indonesia di kancah internasional.
  • Upaya mereka sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG)menargetkan energi bersih, inovasi industri, dan produksi yang bertanggung jawab.

Ringkasan Singkat

Tim Sapuangin ITS:

  • Memenangkan gelar juara tiga tahun berturut-turut Dalam kategori es konsep perkotaan,
  • Memecahkan rekor efisiensi bahan bakar: 513 km/liter,
  • Mencapai prestasi luar biasa di kategori off-track dan program otonom,
  • Menjadi inspirasi nyata bagi inovasi teknologi mahasiswa Indonesia.

SB IPB University Kunjungi Hanyang University: Memperkuat Sinergi Global untuk Kemajuan Bangsa

Mahasiswa dari program doktoral Manajemen dan Bisnis (DMB 22) di Sekolah Bisnis IPB University melaksanakan kunjungan akademik ke Universitas di Seoul, Korea Selatan, pada pertengahan Mei 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Organisasi Internasional dan Manajemen Eksposur Langsung yang bertema: “Lihat Korea: Membina Studi Penelitian, Memajukan Pengembangan, Kemitraan Pengkondisian.”

Penyambutan & Eksplorasi Sejarah Kampus

Sejumlah 17 mahasiswa disambut dengan hangat oleh Jeeah Young dari International Workplace Hanyang, yang memaparkan latar belakang sejarah universitas serta prestasi akademiknya. Mereka juga diberi kesempatan untuk mengunjungi Museum Sejarah Universitas Hanyang yang memperlihatkan bagaimana universitas dapat menjadi penggerak kemajuan ekonomi dan sosial suatu negara.

Perspektif Global & Manfaat Pembelajaran

Menurut Prof. Dr. Hartoyo dosen pendamping, kunjungan ini memberikan perspektif international– tidak hanya secara teori, tetapi juga melalui bukti nyata inovasi dan penerapan riset dalam kehidupan nyata. Sementara itu, Tri Raharjo (Ketua Angkatan DMB 22) menambahkan bahwa kunjungan ini memperluas wawasan mahasiswa dan memperkuat komitmen mereka untuk menghasilkan riset yang berdampak.

Kesimpulan: Nilai dari Kunjungan ini

  • Menegaskan Peran Kampus : Semakin jelas keterlibatan kampus dalam memperkuat negara melalui riset dan inovasi berkualitas.
  • Peningkatan Perspektif Global : Mahasiswa DMB memperkuat visi internasional mereka melalui interaksi langsung dengan institusi luar negeri.
  • Meningkatkan Jejaring : Banyak hubungan terjalin yang memiliki potensi untuk kolaborasi di masa depan.

Semoga cerita ini dapat menjadi inspirasi bagi universitas lainnya untuk aktif menjalin kolaborasi internasional– tidak hanya di IPB, tetapi juga di kampus Anda!

Kebijakan Imigrasi AS Nyaris Ganjal Mahasiswa LPDP di Harvard, Tindakan Cepat Diambil!

Baru-baru ini, izin Harvard University untuk mensponsori visa pelajar F1 dan J1 dicabut sementara oleh Pemerintah AS. Keputusan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan mahasiswa internasional, termasuk 46 penerima beasiswa LPDP di Harvard, terkait kemungkinan dampaknya terhadap status hukum mereka.

Tindakan hukum dan penundaan

Harvard segera menempuh jalur hukum, dan pada 29 Mei 2025, pengadilan menetapkan penangguhan sementara terhadap kebijakan tersebut. Hal ini memungkinkan mahasiswa asing untuk melanjutkan studi mereka tanpa perubahan pada status visa.

LPDP & Koordinasi Kemendiktisaintek

Untuk menjamin tidak ada mahasiswa Indonesia yang terkena dampak, LPDP bersama Kemendiktisaintek, Kemenlu, KBRI Washington D.C., KJRI, dan HISA melakukan koordinasi intensif:

  • Memantau perkembangan hukum secara real-time
  • Membuat grup WhatsApp khusus untuk penerima beasiswa di Harvard dan AS
  • Mengimbau untuk tidak meninggalkan wilayah AS guna menghindari risiko kehilangan status visa

Menyusun “Fallback”: 3 Skema Darurat

LPDP juga menyiapkan rencana alternatif apabila kebijakan tersebut kembali diberlakukan:

  1. Liburan akademik sementara menunggu situasi membaik
  2. Pindah studi ke universitas lain di AS yang masih bisa mengeluarkan visa
  3. Kuliah bold agar studi tetap berjalan tanpa harus berada di kampus

Fakta Singkat

Aspek Informasi
Mahasiswa LPDP di AS ~ 360 penerima beasiswa sedang dan akan studi di AS
Harvard 46 penerima beasiswa sedang kuliah, 23 sudah lulus & akan kembali ke RI
Visa status Penangguhan kebijakan hingga 29 Mei memberikan waktu untuk melanjutkan studi
Larangan keluar AS Imbauan dari Kemenkeu & LPDP agar mahasiswa tetap berada di AS

Pentingnya Situasi Ini

  • Mahasiswa dapat terus kuliah tanpa gangguan status hukum.
  • LPDP & RI responsif dengan menyusun rencana cadangan dan bantuan konsuler.
  • Situasi yang dinamis menuntut terus mendapatkan informasi terbaru dan bersiaga.

Inovasi Mahasiswa sebagai Penggerak Kampus Berdaya Saing

Profesor Teknik di Jakarta State University (Feet UNJ) baru saja menjadi tuan rumah Gebyar Technopreneurship 2025 sebagai bagian dari acara ulang tahun ke-61. Kesempatan ini bekerja sebagai tampilan untuk perkembangan peserta pelatihan dan menunjukkan dedikasi UNJ untuk menjadi seorang sekolah yang digerakkan dampak

Apa itu ‘sekolah berbasis dampak’?

Menurut rektor UNJ, Prof. Komarudin, sebuah sekolah yang didorong oleh dampak berkonsentrasi pada pengembangan perkembangan yang menguntungkan masyarakat dan pasar. Berbagai pekerjaan trainee ditampilkan, sebagian besar di antaranya mungkin menjadi tambahan menjadi barang konkret.

Sub-sutradara pengembangan & komersialisasi

Melalui sub-sutradara pengembangan dan komersialisasi, UNJ membantu pergeseran dari konsep ke industrialisasi, menghubungkan studi penelitian peserta pelatihan dengan persyaratan pasar dan pasar.

Technopreneurship sebagai kursus wajib

Di Feet UNJ, Technopreneurship adalah kursus 2-kredit wajib yang memotivasi peserta pelatihan untuk akhirnya menjadi “inovator muda” dengan menciptakan, menyaring, dan memasarkan barang-barang teknologi mereka.

Serangkaian kegiatan kreatif & kompetitif

Acara ini juga termasuk kegiatan pendukung yang luar biasa:

  • 9 pesaing nasional terdiri dari struktur desain, seni memasak, makeup, coding, dan gaya UI/UX.
  • Bicara mengungkapkan Program gaya, dan presentasi bea cukai acara budaya dan pernikahan Nusantara.

Fokus Rektor & Wakil Rektor

Prof. Komarudin menekankan bahwa komersialisasi adalah struktur untuk membuat studi penelitian sesuai dan berdampak. Pada saat yang sama, UNJ mengatur FGD tentang kesiapsiagaan pembangunan (Katsinov) untuk memeriksa dan mengendalikan pengembangan dengan bantuan kelompok Wakil Rektor & LPPM UNJ.

Kemitraan dengan Brin

UNJ bekerja sama dengan Brin melalui sesi FGD untuk mempromosikan pengembangan yang dapat diukur dan studi penelitian praktis secara ekonomi dan industri. Ini memotivasi peserta pelatihan dan profesor untuk menguasai kemampuan komersialisasi.

Ringkasan Cepat

Aspek Informasi
Gebyar Technopreneurship 2025 Pameran tugas peserta pelatihan sebagai platform untuk studi dan pengembangan studi penelitian
Sistem Pendukung Sub-sutradara Pengembangan & Komersialisasi + FGD Katsinov
Kursus Technopreneurship (2 kredit)
Kompetisi & kesempatan 9 Pesaing Nasional + Program Pembicaraan + Program Gaya Budaya
Kemitraan Otoritas UNJ ↔ Brin (FGD tentang Pedoman Komersialisasi & Pengembangan)

Mengapa ini penting?

  • Meningkatkan kualitas studi penelitian dengan menjamin itu penting dan semua siap untuk kemajuan.
  • Memasok platform asli bagi peserta pelatihan untuk akhirnya menjadi pemilik bisnis inovasi muda.
  • Mendukung visi Kemdiktisaintek tentang a Sekolah yang sangat berdampak untuk Indonesia.

.

Frida Hertiza Dewi: Mencetak Prestasi Gemilang Sebagai Lulusan Terbaik UNY dengan IPK 3,97!

Frida Hertiza Dewi berhasil mencapai prestasi luar biasa sebagai lulusan terbaik orgasme laude dalam Wisuda UNY Mei 2025, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) hampir sempurna, yaitu 3.97 hanya dalam waktu 3,5 tahun.

Permulaan Perjalanan: Memasuki Universitas Melalui SNBP di Tengah Kesulitan Keluarga

Frida diterima melalui jalur SNBP (SNMPTN) saat keluarganya sedang mengalami masa sulit akibat kepergian kakeknya dan masalah ekonomi. Meski sempat ingin mengajukan beasiswa KIP Kuliah, ia tidak bisa melanjutkan karena ibunya adalah seorang PNS.

Aktif dan Produktif di Kampus

Saat kuliah, Frida aktif berpartisipasi dalam kegiatan mahasiswa dan kepanitiaan. Pada term 4 dan 5, ia mulai bekerja paruh waktu sebagai admin di toko online. Meskipun ini berisiko menurunkan IPK-nya, ia tetap berani mengambil tantangan demi mendapatkan pengalaman.

Menurut Frida, “IPK adalah harga diri dan tanggung jawab,” sehingga dia disiplin dalam mengatur waktu antara tugas kuliah dan pekerjaan.

Kampus Mengajar dan Magang Mandiri

Pada term 6, Frida lulus Program Kampus Mengajar dan bertugas di SDN Nyaen 2 Pandowoharjo, Sleman. Salah satu momen yang membanggakan baginya adalah member hadiah sederhana untuk ibunya dari honor program tersebut.

Setelah gagal di MSIB, Frida tidak menyerah, melainkan memilih untuk melakukan magang mandiri di Dinas DIKPORA DO IT YOURSELF. Meski harus menempuh perjalanan panjang dan melelahkan, ia menjalani semuanya sambil menyelesaikan skripsi dan penelitian.

Mendapatkan Internship di Perusahaan Teknologi Terkenal

Baru-baru ini, Frida diterima untuk magang di PT Widya Inovasi Indonesia yang dia anggap sebagai hadiah atas kerja kerasnya setelah gagal di MSIB. Ia merasa magang ini membantunya mempersiapkan diri untuk memasuki dunia profesional.

Pesan Inspiratif dari Frida

“Perjuangan bukan soal seberapa hebat, tetapi soal tetap melangkah meski ragu, tetap berusaha meski lelah, dan tetap percaya meski belum tahu kemana …”

Frida menegaskan bahwa kesuksesan bukan hanya milik orang yang pintar, tetapi mereka yang tidak pernah berhenti mencoba setiap hari

Rangkuman Singkat

Aspek Informasi
IPK 3,97– wanita tercepat dan terbaik dalam wisuda UNY Mei 2025
Durasi Studi 3 tahun 6 bulan
Jalur Masuk SNBP/SNMPTN
Aktivitas Non-akademik Admin toko online, kepanitiaan, Kampus Mengajar, magang di DIKPORA DO IT YOURSELF, dan internship di PT Widya Inovasi Indonesia

Alasan Mengapa Kisahnya Layak Dijadikan Inspirasi:

  1. Ketangguhan psychological — tetap bersemangat di kala keluarga berduka dan mengalami kesulitan ekonomi.
  2. Manajemen waktu yang luar biasa — berhasil menyelesaikan kuliah dengan cepat sambil bekerja.
  3. Semangat pantang menyerah – Gagal di MSIB tidak membuatnya putus asa, tetapi temukan cara lain.
  4. Investasi untuk masa depan — internship di perusahaan teknologi terkemuka sebagai modal karier

.

Pendaftaran untuk KIP Kuliah 2025 Jalur Mandiri di PTN & PTS Resmi Dimulai!

Mulai 4 Juni 2025, pendaftaran KIP Kuliah untuk jalur mandiri di PTN dan PTS resmi dibuka. Ini adalah kesempatan emas bagi kamu yang ingin kuliah gratis dan mendapatkan bantuan biaya hidup hingga selesai kuliah.

Jadwal Penting

  • Seleksi Mandiri PTN : 4 Juni- 30 September 2025
  • Seleksi Mandiri PTS : 4 Juni– 31 Oktober 2025

Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi KIP Kuliah di kip‑kuliah. kemdiktisaintek.go.id, sama dengan jalur SNBP & SNBT.

Syarat & Persyaratan

  1. Lulusan SMA/SMK/MA maksimal 2 tahun terakhir (2023– 2025)
  2. Sudah lolos seleksi jalur mandiri di PTN atau PTS terakreditasi dan prodi yang terdaftar
  3. Ekonomi keluarga terbatas / berhak, dengan bukti seperti KIP Pendidikan Menengah, DTKS, SKTM, KKS, atau PKH

Manfaat yang Kamu Dapatkan

  • Bebas biaya kuliah (UKT) selama masa studi
  • Biaya hidup bulanan antara Rp 800.000– 1.4 juta, tergantung wilayah kampus
  • Pendaftaran gratis untuk seleksi mandiri UTBK/SNBT dan jalur mandiri

Langkah Daftar KIP Kuliah Mandiri

  1. Buat akun di website KIP Kuliah (isi NIK, NISN, NPSN, e-mail aktif)
  2. Validasi information untuk mendapatkan nomor pendaftaran dan kode akses through e-mail
  3. Login dan lengkapi biodata, ekonomi, prestasi, dll
  4. Pilih jalur seleksi mandiri (PTN atau PTS) serta daftar kampus dan prodi yang dituju
  5. Setelah lolos seleksi, kampus akan memverifikasi information dan mengusulkan kamu sebagai penerima KIP Kuliah

Tips Biar Lancar

  • Sebaiknya segera buat akun sebelum 31 Oktober 2025
  • Siapkan dokumen ekonomi yang lengkap (KIP SD/SMP, SKTM, KKS, PKH)
  • Pantau terus jadwal dan batas waktu dari kampus incaran

Ringkasan Cepat

Detail Keterangan
Pendaftaran PTN 4 Juni-30 September 2025
Pendaftaran PTS 4 Juni-31 Oktober 2025
Portal kip‑kuliah. kemdiktisaintek.go.id
Kondisi utama Lulus SMA/SMK 2023– 2025, lolos mandiri, dan ekonomi memenuhi syarat
Manfaat UKT gratis + biaya hidup bulanan

Alejandro Garnacho Hengkang dari MU: Klub Mana yang Akan Merekrut Bintang Muda Ini?

Akhirnya, masa depan Alejandro Garnacho menemui titik terang. Pemain muda berbakat asal Argentina ini telah mencapai kesepakatan untuk berpisah dengan Manchester United pada bursa transfer musim panas ini. Kabar tersebut segera menjadi topik hangat di antara para pengamat, mengingat banyaknya klub yang tertarik padanya!

Berdasarkan laporan media Inggris, baik pihak Garnacho maupun manajemen MU telah sepakat untuk berpisah secara baik-baik. Keputusan ini diambil setelah masa depan winger berusia 20 tahun tersebut dipertanyakan usai komentar pedas dari manajer, Ruben Amorim.

Pada sebuah sesi latihan di Carrington beberapa pekan sebelum musim 2024/2025 berakhir, Amorim sempat melontarkan sindiran tajam: “Lebih baik dia berdoa agar ada klub yang mau mengambilnya.” Pernyataan ini segera menjadi perbincangan dan memberi sinyal kuat bahwa Garnacho tidak masuk dalam rencana Amorim untuk musim depan.

Dari sisi keuangan, MU memang memerlukan ruang gerak. Setelah memastikan Bruno Fernandes bertahan, tim Setan Merah perlu menjual beberapa pemain agar lebih aktif di bursa transfer. Terlebih lagi, mereka baru saja mendatangkan Matheus Cunha, yang otomatis memberi kesempatan bagi Garnacho untuk mencari klub baru.

Garnacho sendiri juga membutuhkan klub yang dapat memberinya waktu bermain lebih banyak. Dengan usianya yang masih muda, mendapatkan kepercayaan penuh sangat krusial untuk perkembangan kariernya.

Kabar baiknya, banyak klub yang tertarik padanya! Dari Premier League saja, sudah ada tiga klub yang dikaitkan, salah satunya adalah Chelsea. Chelsea baru saja mengakhiri masa peminjaman Jadon Sancho dan sedang mencari opsi baru di sektor sayap.

Tidak hanya dari Inggris, minat juga datang dari luar negeri. Bayer Leverkusen, yang saat ini dilatih oleh mantan pelatih MU, Erik 10 Hag, juga dilaporkan tertarik. 10 Hag tentunya memahami betul kualitas Garnacho setelah sebelumnya bekerja sama dengannya.

Dari Italia, Napoli pernah mencoba merekrut Garnacho pada Januari lalu namun gagal mencapai kesepakatan harga. Dan dari Arab Saudi, klub kaya Al Nassr disebut-sebut tengah memantau situasi sang pemain secara serius.

Kesimpulan: Garnacho akan menjadi salah satu nama yang paling dicari di bursa transfer musim panas 2025. Meski berpisah dari MU, kariernya bisa meroket jika bergabung dengan klub yang tepat.

Sepak Bola 4v4: Format Modern untuk Mengasah Bakat Anak Bangsa!

Anak-anak muda di Indonesia kini memiliki peluang menarik untuk mengasah bakat sepak bola mereka melalui format 4 lawan 4 berbeda dengan format tradisional 11v11 yang membuat sentuhan bola lebih jarang. Format ini dikenalkan dalam 4v4 Indonesia Cup 2025 turnamen perdana yang diprakarsai oleh legenda Jepang, Keisuke Honda dan diselenggarakan di Stadion ASIOP, Jakarta.

Mengapa Memilih Format 4v4?

Menurut Honda, format ini memiliki sejumlah keunggulan:

  • Lebih banyak sentuhan bola : Pemain lebih sering memegang bola karena hanya bermain dengan tiga rekan setim di lapangan.
  • Permainan Sigkat dan Intens : Setiap pertandingan berlangsung selama hanya 10 menit, mendorong permainan dalam pace cepat tanpa banyak waktu istirahat.
  • Kemandirian dan Kecerdasan di Lapangan : Tanpa kehadiran pelatih atau orang tua, anak-anak didorong untuk berpikir mandiri dan bekerjasama dalam tim.

Rincian Turnamen

  • Diikuti oleh 24 tim kategori U‑11 dari berbagai daerah.
  • Adopsi aturan seperti shot-clock 20 detik, zona skor, dan reboot cepat.
  • Turnamen ini juga menjadi ajang seleksi perwakilan Indonesia untuk 4v4 Asia Cup 2025 di Jepang.

Siapa yang Menang?

Charet’s Kabupaten Bandung berhasil menjadi juara dan akan mewakili Indonesia dalam Asia Cup di Tokyo pada bulan Agustus mendatang.

Opini Honda & Sponsor

  • Menurut Honda, format ini berhasil membuat pemain muda bermain dengan intensitas tinggi sejak awal:

“Pemain muda perlu menyentuh bola setiap beberapa detik … durasi 10 menit sangat singkat, sehingga mereka bermain dengan intensitas sangat tinggi”.

  • Vice President J Trust Bank Indonesia, Masayoshi Kobayashi, menyoroti nilai edukatif olahraga:

“Sepak bola adalah media pembelajaran hidup … membangun semangat tangguh, sportivitas, dan rasa percaya diri”.

Kesimpulan

Format 4v4 ini merupakan pendekatan baru yang efektif untuk meningkatkan kualitas teknik, pemikiran, dan karakter anak-anak. Mereka mendapatkan lebih banyak waktu dengan bola, menjadi lebih mandiri, dan belajar bekerja sama dalam waktu singkat. Kedepannya, format ini berpotensi besar menjadi design pembinaan usia dini di Indonesia!

Penjaga Gawang Garuda: Memilih Antara Maarten Paes dan Emil Audero di Jepang

Pertandingan antara Timnas Indonesia dan Jepang Dari Stadion Kota Suita pada 10 Juni 2025 menjadi sorotan utama. Selain laga besar tersebut, ada perdebatan hangat tentang prediksi kiper utama: apakah Maarten Paes atau Emil berani yang akan menjadi starter?

Latar Belakang Persaingan Kiper

  • Emil berani menunjukkan performa gemilang saat debutnya bersama Timnas Indonesia melawan China (5 Juni 2025). Debutnya menghasilkan Lembar bersih dan sejumlah penyelamatan krusial, meski sempat terlihat gugup di awal pertandingan.
  • Maarten Paessejak dinaturalisasi pada April 2024, sudah menjadi pilihan utama. Dia tampil dalam enam laga bersama Garuda dan mencatat dua clean sheet. Di level klub, Paes tetap menjadi penjaga utama FC Dallas di MLS.

Persaingan Ketat dan Strategi Pelatih

Pelatih Patrick Kluivert menghadapi tantangan besar: memilih antara Audero yang sedang ‘in form’ dengan debut yang sukses atau Paes yang lebih berpengalaman secara konsisten. Keputusan ini akan dipengaruhi oleh:

  1. Gaya lawan – Jepang menggunakan serangan cepat; pelatih mungkin cenderung memilih kiper dengan refleks tajam.
  2. Kondisi terkini dan mental – performa dalam latihan serta kesiapan mental Audero dan Paes akan menjadi bahan pertimbangan.

Prediksi Susunan Pemain

Menurut SINDOnews, kemungkinan besar Emil berani akan menjadi starter besok, setelah sukses menembus formasi dengan tampil apik melawan China. Namun, tidak sedikit analis dan media lain yang yakin bahwa Maarten Paes masih dipertahankan sebagai kiper utama, mengingat rekam jejak dan stabilitasnya.

Kesimpulan & Angin Segar

  • Jika Goncangan mengutamakan performa saat ini dan momentum pasca-debut, kemungkinan besar Hadirin akan berada di bawah mistar.
  • Namun jika strategi jangka panjang diprioritaskan, Paes Dengan lebih banyak pengalaman akan tetap menjadi pilihan utama.
  • Pastikan untuk memantau pengumuman susunan pemain resmi sebelum laga dimulai.